Laminating Oh Laminating…,,

6 10 2010

Assalamu’alaikum…

Apa kabar temans, semoga selalu dalam limpahan rahmat dan hidayah Alloh SWT :)

Rasanya sudah lama sekali saya tidak meng-update blog kesayangan saya ini. Sudah lama juga tidak berbagi cerita dengan teman-temans, dan rasanya ngilu di tangan untuk corat-corat lagi…hiks. Tetapi jari tangan saya menari sendiri di atas tuts keyboard seketika ingatan saya akan Cinta , my son come up.

Dua hari yang lalu, Cinta tiba-tiba mengutarakan seuatu hal hal menggelitik. Untuk seumuran Cinta , yang kelas 2 SD, logika berpikirnya sangat rasional sekali.

Kami berdua duduk sambil melihat dokumen keluarga kami – berupa Kartu Keluarga. Ya, Cinta baru saja mendapat pelajaran IPS tentang dokumen keluarga dan dokumen diri. Dengan merajuk dia bilang, ” Mama…boleh ngga aku lihat KK kita Ma ? “. Sesaat saya bilang, ” Boleh sayang…”. Akhirnya sore itu kami melihat KK kami.

Sore hari di hari berikutnya kami melaminating KK kami di salah satu tempat fotokopi yang lumayan besar di kota kami. Tiba di rumah, sekitar jam 5 sore, Cinta – dengan semangatnya – meminjam hasil laminating KK kami.

Dengan polosnya, Cinta bertanya, ” Mama…ini kalau sudah dilaminating begini berarti aku sudah tidak akan punya adik lagi yah Ma ?”… Deek,,,,seketika saya langsung tersenyum simpul dan menahan tawa mendengar celotehan Cinta.

Cinta…cinta…LAminating Oh Laminating…..hehehheheh





Speechless

8 03 2010

Assalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarokatuh

Apa kabar teman semua? syukur alhamdulillah kalau semua dalam keadaan sehat-sehat saja tak kurang suatu apa..:)

Tak terasa sudah 1.5 tahun aku tidak menyentuh blog ini. Semua aktifitas yang menguras tenaga baik offline maupun online seakan memberangus dan menumpulkan jari-jari tanganku untuk menekan tuts keyboard dan meng-apdet blog ini. hiks :(

Bahkan untuk hanya sekedar nonton tipi untuk melihat sepak terjang para anggota dewan- DPR – kita yang terhormat atau hanya sekedar mengikuti bank century pun luput dari perhatianku…Juga aku lupa akan kabar teman-temanku, Rezky Aditya, Bayu Kusuma Negara, Bunga Zainal, Aisy, Fefe dan temanku yang lain seperti Jeng Sum.

Duuhh,,rasanya dunia cepat sekali berputar :)

Satu setengah tahun ini banyak sekali kejadian yang datang silih berganti, baik susah maupun senang (mengutip pelajaran di SD/MI anak kami yang duduk di kelas 1 dengan topik: pengalaman yang menyenangkan dan menyedihkan :)).

Kejadian yang menyenangkan akan dengan cepat tergantikan dan bahkan mungkin agak terlupakan. Sebaliknya, kejadian yang menyedihkan kadang sampai mati pun akan terbawa ke alam kubur. deuuuu…sok jadi pujangga ajah. heheheh

Ada satu kejadian yang aku ikut prihatin mendengar dan melihatnya. Rasanya ikut tertusuk sembilu bila mengingat kisahnya…

Kami mempunyai beberapa karyawan yang sudah kami anggap sebagai saudara, karena prinsip kami duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Semua saling membutuhkan…Kami saling menghormati dan saling menjaga.

Ada satu kisah karyawati kami yang pilu bila mendengar tragisnya. Bayangkan aja neh…jaman yah gini….masihhh ada KDRT. Suami semena-mena menghajar istrinya. Hiks..hiks…sungguh sangat memilukan,,,

Dia cerita pada ku bahwa dia suatu malam dihajar suaminya. Dipukul pakai bantal berkali-kali ampe keluar semua tuh kapas-kapasnya. Beterbangan kesegala penjuru… Dah gitu, hantaman bogem mentah mendarat di lengan dan badannya. Ciiiiiaatttt…plak. Again….plak….plak…tangan, kaki, badan, lengan semua tak bersisa.

Setelah itu,,siap-siap sundutan rokok mau mendarat di mukanya. Deeuuu…dunia terasa gelap waktu kumendengarnya. Oalah nduk..nduk…melasmen to nasibmu???. Belum puas sang suami menghajar,,, ujug-ujug dia datang dan menendang perempuan (karyawati kami) itu. Bang…bang…bang…barang 3-4 kali. Masih belum puas juga, ketika perempuan itu tersungkur,, secepat kilat pantat dan kemaluannya di hajar kaki kokoh itu…

Duuarrr…..tersentak aku mendengar ceritanya…”Udahhh…!” kubilang pada karyawatiku. Jangan diteruskan. Aku tidak sanggup untuk mendengarnya, apalagi membayangkannya.

Aku bertanya padanya, memange ono masalah apa to kok sampai kamu diajar bojomu?? (ada masalah apa sampai kamu dihajar begitu rupa?). Dia menjawab…sebenarnya dia cemburu pada suaminya dan akan mencoba menanyakan baik-baik tentang apa yang terjadi. Eee…si suami malah salah tanggap..dibilang selalu curigaan,, dan seterusnya-dan seterusnya…

Sebenarnya, masalah seperti di atas bisa diselesaikan baik-baik…asal kedua belah pihak saling berkepala dingin, dan menjelaskan apa yang terjadi.

Sudahlah, nasi sudah menjadi bubur. Sebenarnya, tanpa mengahajar begitu rupa pun, perempuan akan selalu punya samudra yang luas untuk segala permasalahan. Lalu, kenapa semua harus terjadi????? Mungkinkah perempuan itu masih punya rasa?? atau rasa itu telah pergi???? Hanya Allah SWT yang tahu jawabnya…

juga suami perempuan itu…masihkan dia punya rasa perikemanusiaan atau perikehewanan????

Aku tak mampu menjawab atau menyimpulkannya…Dalam diam aku berusaha mencerna setiap butiran-butiran kata dari karyawatiku.I’m speechless





Taqobbalallahu Minna Waminkum…

30 09 2008

Allohu Akbar…Allohu Akbar….

Allohu Akbar Walillahi  Alhamdu……

kepada seluruh umat muslim dan juga pembaca setia blog saya,

saya mengucapkan TAQOBBALALLOHU MINNA WAMINKUM….

Mohon maaf jika ada salah kata baik yang disengaja maupun tidak selama ini……

Luuv…..:)





Pilih Ke Matahari Apa “merayu”….

19 09 2008

Alhamdulillahirobbil’aalamiina…

Tadi pagi aku gak sahur…kesiangan. hehehhe..Ya Allah, duh…sekarang perut lapar dan rasanya haus banget.
Mana tadi malam nggak sempet makan lagi…tapi….alhamdulillah, aku masih kuat kok ngejalanin puasanya.
Idep-idep (hitung-hitung:pen) latihan sabar. Kan puasa melatih diri untuk jadi manusia yang sabar. Semoga aku bisa sampai full yah. masak sih kalah sama anak-anak…hehehhe.

Kemaren sore Jeng sum ke matahari departmen store. Kata anak-anak tetangga sih, nggak afdhol kalau nggak belanja di matahari. Kalau  Novi belanja ke matahari sih katanya buat beli perlengkapan bingkisan lebaran buat koleganya. Novi menghabiskan hampir 9 juta rupiah sekali belanja. Nah, dari belanja sebesar itu…Novi dapat kartu discount atau voucher. Tiap 150 ribu maka Novi mendapat satu voucher senilai 50 ribu rupiah. Uhui..hebat nian ya Novi…pikirku katrok.Novi mendapat 60 buah vouher. Wuaa,,kupikir…asyik juga ya.
Tak terbayangkan berapa discount yang di dapat Novi……:)

Voucher itu bisa ditukarkan dengan belanja kelipatan 100 ribu. Tiap belanja 100 ribu maka mendapat discount 50 ribu. Duhh,,aku sampe ngiler membayangkannya. Liurku menetes terus……

Aku terus berandai-andai. andaikan aku belanja 500 ribu aku hanya akan membayar 250 ribu. Hemat sekali yah. Hmmmm, kupikir nanti habis buka mau ke matahari ah. Mau ikutan menikmati discount. Lagi-lagi aku berpikir kenceng sekali.

Tiba-tiba sore itu aku jalan-jalan sore. Ngabuburit istilahnya. Keliling-keliling kota sambil menunggu adzan maghrib. Tiba di suatu rumah yang besar, rumah salah satu pengusaha di kotaku, ada bayak orang ramai di sana. Hmm,, ada apa yah kok ramai sekali. Akhirnya aku mendekat. Ternyata, disana sedang ada pembagian takjilan (makanan buat buka puasa). Ohhh, aku tersadar dari lamunan yang menggelayut benakku selama sore ini. Aku yang berkeinginan untuk beli baju dan macem-macem di matahari, tiba-tiba seperti tersadar dari pingsan. Alangkah indahnya bila uang yang ingin aku belikan baju ini aku beli kan takjilan juga. Hitung-hitung aku bersedekah dan ngerayu sang Khalik ……:)

Kata pamanku,  kalau kita memberi buka puasa kepada orang yang lagi puasa, pahalanya sama seperti orang yang berbuka tadi.

Akhirnya, aku nggak jadi ke matahari…tapi putar balik beli es cendol 10 kantong, buah dan nasi beserta lauknya. Lumayan, walaupun cuman 10 buah tapi kulakukan Insyaallah dengan ikhlash. Aku hanya berharap Allah meridloi “rayuanku”….





Membayar Hutang Yuk….

19 09 2008
cara cepat bayar hutang, hutang tak terbayarkan

cara cepat bayar hutang, hutang tak terbayarkan

Seri berikut adalah seri cara cepat membayar hutang yang tak terbayarkan. Sengaja seri berikut saya tulis dengan bahasa saya saja, mengingat biar lebih mudah saja untuk mencernanya…
Tulisan ini saya sarikan dari berbagai sumber, diantaranya ustadz Yusuf Mansur, Arifin Ilham, Abdullah Gymnastiar dll.Semoga bermanfaat.amiinn….

Tulisan terdahulu sudah saya kemukakan tentang cara cepat membayar hutang.

Pertama, yaitu bersedekah dengan harta yang paling dicintai.

Kebaikan buat penghutang adalah terbayar hutangnya.Nah, para penghutang digaransi Allah tidak akan mencapai kebaikan itu dengan sempurna dan mudah kecuali mereka mau mengorbankan harta yang mereka cintai. Dasar ayatnya QS. 3 :92.

berikut langkah selanjutnya, yaitu:

Kedua,

Menolong saudara yang sedang kesusahan, cari dulu orang yang berhutang untuk dibantu bebaskan hutangnya.

Dasar haditsnya Allah selalu berkenan membantu hamba-Nya, selama hamba-Nya berkenan membantu saudara-Nya.

Memang nampak seperti hal yang mustahal ya, kita aja butuh bantuan masak disuruh bantu saudara yang punya hutang…
Alhamdulillah saya sudah mempraktikkannya, meski kita hanya bisa bantu saudara kita itu sedikit.

Ketiga,

Perbanyaklah sedekah dikala justru sedang sulit, sebagai wujud sebuah pengorbanan.

Dasar ayatnya QS. 65:7. ….mereka yang sedang disempitkan rizkinya, hendaklah banyak menginfakkan hartanya yang diberikan Allah.

Hal ini pun nampak mustahil,saya sudah coba mempraktikkannya. Rasanya kita menjadi orang yang paling kaya di dunia. Hmm, sesuatu yang aneh memenuhi dada, sebuah rasa syukur karena kita merasa kaya.

Keempat,

Lakukan sedekah dengan ikhlas dan jangan hapus dengan dosa-dosa.

Dasar ayatnya, QS. 2: 64
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah).Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan….

Bersambung……





Bunga Zainal…

13 09 2008
Bunga Zainal

Bunga Zainal

Pict diatas adalah pictnya Bunga Zainal. Aktris yang meranin suci. Masih ingatkan dengan grup arisanku??.
Nah…Nama lengkapnya Bunga Nurlaila Martha Sari Zainal Fazri panggilannya  Bunga  zainal. Dalam berperan Bunga aktris yang oke punya menurutku. Dia bisa menjiwai setiap karakter yang diperankannya. Sebelum suci, Bunga dulu main di Pacar Pilihan juga Perawan Desa. Duhh, aku lupa apa aja ya judul-judulnya. Yang aku ingat dan aku lihat cuman suci. Di suci Bunga bermain apik dengan Rezky Aditya.

Teman-teman arisanku sering membicarakan mereka. Andaikan mereka “jadian”, duh…senangnya……
Hmmm, kita-kita aja yang nggak ngejalani bisa merasa bahagia, apalagi yang menjalaninya ya…hehehhe

Kata  Sintia Bunga orangnya lucu dan manja.  Betty lain lagi, katanya Bunga orangnya kalem dan percaya diri. Kalau menurut aku sih, Bunga orangnya cantik alami. Kecantikannya khas Indonesia asli, tanpa blasteran. Ya iyalah…Bapak ibunya kan asli Indonesia, jadi Bunga cantiknya Indonesia banget…Aku suka dengan wajah-wajah seperti ini. Wajah tak berdusta…heheheh

bunga zainal

bunga zainal

Moga-moga Bunga nggak salah pergaulan seperti artis-artis lain ya…tiba-tiba Sisi, tetanggaku yang tradisional habis , berkata. “Pergaulan di kota megapolitan (hmmm, Jakarta termasuk megapolitan, cosmopolitan, atau masih metropolitan yah?) harus sangat berhati-hati. Apalagi di kalangan selebriti yang mudah sekali aksesnya baik di dunia “kegelapan”,”remang-remang” atau dunia “terang”,” Sisi melanjutkan. Wah, meski tradisional abis Sisi ternyata gaul juga ya. Aku sempat berpikir, oohh…pantas aja Sisi gaul abis…dia kan langganan internet juga. Unlimited malah koneksinya. Hmm, aku masih perlu belajar banyak dari orang-orang seperti Sisi ini….





Cara Cepat Bayar Hutang…

9 09 2008

Tulisan berikut insyaalloh akan berseri, bersambung.

Cara Cepat Bayar Hutang….bisakah?

Hari ini aku teringat setahun yang lalu. Hari yang bersejarah buat aku tentunya. Aku sekeluarga kelimpungan, karena bisnis kami macet. Hutang menumpuk di mana-mana. Perasaan, segala usaha telah kami lakukan. Tapi seakan sia-sia….muspro…musnah tak berbekas.

Hingga seminggu kemudian aku berbincang dengan pak de Parto (paman). Pak de Parto adalah pakde aku, kakak dari ibuku. Dia seorang yang shalih menurutku karena tindak-tanduknya menunjukkan keshalihan.

Aku tumpahkan unek-unekku tentang hutang kami yang bejibun dimana-mana. pating telecek….
Setelah selesai dia berkata sembari tersenyum. “Nduk (Nak), mau dengarkan nasihat pak de nggak?” tanya pak de parto-ku. Aku dengan suka cita menganggukkan kepala. Mau pak de jawabku.

Setelah sebelumnya pak de menjelaskan panjang lebar tentang sebab akibatnya mengapa orang bisa kena jerat hutang alias diuji Alloh, berikut langkah istimewa yang bisa kita ambil untuk hutang yang tak terbayarkan…..

Pertama…..Bersedekahlah dengan harta yang paling dicintai.

Busyet dah….yang ini mana bisa akunya. Pikirku dalam hati. La wong sekarang tinggal cincin kawin satu-satunya harta yang tersisa dari pernikahanku dengan Arjunaku, masak sih sekarang aku harus menyedekahkannya??? No way ah…..pikirku saat itu. Nggakk mauuuu….Kalau berlatih sabar sih masih bisa aku lakukan. Tapi kalau bersedekah? harus berpikir dua kali dulu kayak nya…
Lalu dengan bijaknya pak de Parto mengatakan bahwa tak akan tercapai kebaikan yang sempurna sampai kamu mau mengorbankan apa yang kamu cinta. Detik berikutnya aku hanya bisa melongo, bengong, cenggo mendengar kata-kata pak de Parto…

Bersambung……………….