Pilih Ke Matahari Apa “merayu”….

19 09 2008

Alhamdulillahirobbil’aalamiina…

Tadi pagi aku gak sahur…kesiangan. hehehhe..Ya Allah, duh…sekarang perut lapar dan rasanya haus banget.
Mana tadi malam nggak sempet makan lagi…tapi….alhamdulillah, aku masih kuat kok ngejalanin puasanya.
Idep-idep (hitung-hitung:pen) latihan sabar. Kan puasa melatih diri untuk jadi manusia yang sabar. Semoga aku bisa sampai full yah. masak sih kalah sama anak-anak…hehehhe.

Kemaren sore Jeng sum ke matahari departmen store. Kata anak-anak tetangga sih, nggak afdhol kalau nggak belanja di matahari. Kalau  Novi belanja ke matahari sih katanya buat beli perlengkapan bingkisan lebaran buat koleganya. Novi menghabiskan hampir 9 juta rupiah sekali belanja. Nah, dari belanja sebesar itu…Novi dapat kartu discount atau voucher. Tiap 150 ribu maka Novi mendapat satu voucher senilai 50 ribu rupiah. Uhui..hebat nian ya Novi…pikirku katrok.Novi mendapat 60 buah vouher. Wuaa,,kupikir…asyik juga ya.
Tak terbayangkan berapa discount yang di dapat Novi……:)

Voucher itu bisa ditukarkan dengan belanja kelipatan 100 ribu. Tiap belanja 100 ribu maka mendapat discount 50 ribu. Duhh,,aku sampe ngiler membayangkannya. Liurku menetes terus……

Aku terus berandai-andai. andaikan aku belanja 500 ribu aku hanya akan membayar 250 ribu. Hemat sekali yah. Hmmmm, kupikir nanti habis buka mau ke matahari ah. Mau ikutan menikmati discount. Lagi-lagi aku berpikir kenceng sekali.

Tiba-tiba sore itu aku jalan-jalan sore. Ngabuburit istilahnya. Keliling-keliling kota sambil menunggu adzan maghrib. Tiba di suatu rumah yang besar, rumah salah satu pengusaha di kotaku, ada bayak orang ramai di sana. Hmm,, ada apa yah kok ramai sekali. Akhirnya aku mendekat. Ternyata, disana sedang ada pembagian takjilan (makanan buat buka puasa). Ohhh, aku tersadar dari lamunan yang menggelayut benakku selama sore ini. Aku yang berkeinginan untuk beli baju dan macem-macem di matahari, tiba-tiba seperti tersadar dari pingsan. Alangkah indahnya bila uang yang ingin aku belikan baju ini aku beli kan takjilan juga. Hitung-hitung aku bersedekah dan ngerayu sang Khalik ……:)

Kata pamanku,  kalau kita memberi buka puasa kepada orang yang lagi puasa, pahalanya sama seperti orang yang berbuka tadi.

Akhirnya, aku nggak jadi ke matahari…tapi putar balik beli es cendol 10 kantong, buah dan nasi beserta lauknya. Lumayan, walaupun cuman 10 buah tapi kulakukan Insyaallah dengan ikhlash. Aku hanya berharap Allah meridloi “rayuanku”….


Aksi

Information

15 responses

20 09 2008
'aaisyah faizatuzzahra

Jeng love.. mo donk ikutan ngerayu sang khalik

20 09 2008
loveeeis

hmmm…boleh ‘aaisy..sekarang bisa khan…?? khan malam 21 sekarang….:)

21 09 2008
grubik

pilihan cerdas,
weleh-weleh…

21 09 2008
loveeeis

makasih mas grubik….:)
kita memang diharuskan pandai-pandai memilih….

21 09 2008
easy

how sweet..
kapan2 mau juga dong dapet es cendol dari mbak luuv

21 09 2008
mantan kyai

sang khalik tinggal dekat sini gak yah?? mau juga dong dirayu :D

22 09 2008
loveeeis

@mbak easy…boleh-boleh…es cendol tiap hari ada kok..:)
@mas ardyan….hmmm, disitu juga ada sang khalik….:D

22 09 2008
sitidjenar

rayuan yang ok….di bulan yg penuh cinta..

22 09 2008
loveeeis

Betul mas…semoga kita semua bisa merayu-Nya…..

24 09 2008
yessymuchtar

cara merayu yang pintar :)

25 09 2008
loveeeis

makasih mbak yessy….:)

30 09 2008
oRiDo™

semoga semangat ramadhan nya dapat direalisasikan di 11bulan ke depan…
tetep semangat..
istiqamah..
;-)

1 10 2008
loveeeis

amiin….mas Rido…..

istiqomah sepanjang masa,,,insyaallah…:)

15 10 2008
yulism

Pilihan yang bijak banget mbak Lily, semoga saya bisa mencontoh mbak Lily untuk merayuNYA. thanks

16 10 2008
loveeeis

iya mbak yulis,,,yuk kita coba praktikkan…:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: