Speechless

8 03 2010

Assalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarokatuh

Apa kabar teman semua? syukur alhamdulillah kalau semua dalam keadaan sehat-sehat saja tak kurang suatu apa..:)

Tak terasa sudah 1.5 tahun aku tidak menyentuh blog ini. Semua aktifitas yang menguras tenaga baik offline maupun online seakan memberangus dan menumpulkan jari-jari tanganku untuk menekan tuts keyboard dan meng-apdet blog ini. hiks :(

Bahkan untuk hanya sekedar nonton tipi untuk melihat sepak terjang para anggota dewan- DPR – kita yang terhormat atau hanya sekedar mengikuti bank century pun luput dari perhatianku…Juga aku lupa akan kabar teman-temanku, Rezky Aditya, Bayu Kusuma Negara, Bunga Zainal, Aisy, Fefe dan temanku yang lain seperti Jeng Sum.

Duuhh,,rasanya dunia cepat sekali berputar :)

Satu setengah tahun ini banyak sekali kejadian yang datang silih berganti, baik susah maupun senang (mengutip pelajaran di SD/MI anak kami yang duduk di kelas 1 dengan topik: pengalaman yang menyenangkan dan menyedihkan :)).

Kejadian yang menyenangkan akan dengan cepat tergantikan dan bahkan mungkin agak terlupakan. Sebaliknya, kejadian yang menyedihkan kadang sampai mati pun akan terbawa ke alam kubur. deuuuu…sok jadi pujangga ajah. heheheh

Ada satu kejadian yang aku ikut prihatin mendengar dan melihatnya. Rasanya ikut tertusuk sembilu bila mengingat kisahnya…

Kami mempunyai beberapa karyawan yang sudah kami anggap sebagai saudara, karena prinsip kami duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Semua saling membutuhkan…Kami saling menghormati dan saling menjaga.

Ada satu kisah karyawati kami yang pilu bila mendengar tragisnya. Bayangkan aja neh…jaman yah gini….masihhh ada KDRT. Suami semena-mena menghajar istrinya. Hiks..hiks…sungguh sangat memilukan,,,

Dia cerita pada ku bahwa dia suatu malam dihajar suaminya. Dipukul pakai bantal berkali-kali ampe keluar semua tuh kapas-kapasnya. Beterbangan kesegala penjuru… Dah gitu, hantaman bogem mentah mendarat di lengan dan badannya. Ciiiiiaatttt…plak. Again….plak….plak…tangan, kaki, badan, lengan semua tak bersisa.

Setelah itu,,siap-siap sundutan rokok mau mendarat di mukanya. Deeuuu…dunia terasa gelap waktu kumendengarnya. Oalah nduk..nduk…melasmen to nasibmu???. Belum puas sang suami menghajar,,, ujug-ujug dia datang dan menendang perempuan (karyawati kami) itu. Bang…bang…bang…barang 3-4 kali. Masih belum puas juga, ketika perempuan itu tersungkur,, secepat kilat pantat dan kemaluannya di hajar kaki kokoh itu…

Duuarrr…..tersentak aku mendengar ceritanya…”Udahhh…!” kubilang pada karyawatiku. Jangan diteruskan. Aku tidak sanggup untuk mendengarnya, apalagi membayangkannya.

Aku bertanya padanya, memange ono masalah apa to kok sampai kamu diajar bojomu?? (ada masalah apa sampai kamu dihajar begitu rupa?). Dia menjawab…sebenarnya dia cemburu pada suaminya dan akan mencoba menanyakan baik-baik tentang apa yang terjadi. Eee…si suami malah salah tanggap..dibilang selalu curigaan,, dan seterusnya-dan seterusnya…

Sebenarnya, masalah seperti di atas bisa diselesaikan baik-baik…asal kedua belah pihak saling berkepala dingin, dan menjelaskan apa yang terjadi.

Sudahlah, nasi sudah menjadi bubur. Sebenarnya, tanpa mengahajar begitu rupa pun, perempuan akan selalu punya samudra yang luas untuk segala permasalahan. Lalu, kenapa semua harus terjadi????? Mungkinkah perempuan itu masih punya rasa?? atau rasa itu telah pergi???? Hanya Allah SWT yang tahu jawabnya…

juga suami perempuan itu…masihkan dia punya rasa perikemanusiaan atau perikehewanan????

Aku tak mampu menjawab atau menyimpulkannya…Dalam diam aku berusaha mencerna setiap butiran-butiran kata dari karyawatiku.I’m speechless


Aksi

Information

One response

17 03 2010
aaisyza

Huaaa
kangen ma jeng sum
mmmhhh 1,5 thn
mosok sihh
lama yaaa
yuppp pa kabarnya si ordinary people

jeng dateng2 bw crita ttg KDRT
miris ya jeng
perlindungan negara masih minim bwat korban2 KDRT
korbannya ga hanya ce yg co jg ada
tp emang paling banyak ce

negara jg ga pernah membina ketaqwaan rakyatnya
jd wajar kalo da suami yg tangannya ringan banget,,ringan tangan maksudnya

tu suami bener selengkuh kali,,,
kalo ga,ga mungkin mukulin ampe segitunya
hohho suudzonmode:ON

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: